Cari Blog Ini

Sabtu, 10 Juli 2010

puisi त्रदिसिओनल रिम्बा अफ्रीका

setiap kali fajar menyingsing,
seekor rusa terjaga,
ia tahu hari ini ia harus lari lebih cepat
dari seekor singa yang tercepat.
jika tidak, ia akan terbunuh.

setiap kali fajar menyingsing,
seekor singa terbangun dari tidurnya.
ia tahu hari ini ia harus mampu
mengejar rusa yang paling lambat.
jika tidak ia akan mati kelaparan.

tak masalah engkau seekor rusa.
atau seekor singa.
karena setiap kali fajar menyingsing,
sebaiknya engkau mulai berlari.

Jumat, 09 Juli 2010

tesisku

data tesisku ilang smua hiks...
ni tinggal abstraknya cape de.... virus lagi virus lagi
Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia. Pendekatan Structure-Conduct-Performance digunakan untuk menganalisa kondisi dari pasar kedelai di Kabupaten Jember. Untuk memperkuat kajian ini, digunakan analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan di desa Paleran dan desa Curahlele di Kabupaten Jember menggunakan metode purposive atau sengaja. Untuk mencari sampel pelaku pemasaran digunakan metode snowball sampling dengan 61 responden. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa 1) struktur pasar kedelai di Kabupaten Jember bersifat oligopsoni serta terjadi integrasi vertikal pasar pada pemasaran kedelai. 2) Perilaku pasar kedelai adalah kecenderungan petani responden dalam memilih saluran pemasaran kedelai yang berdasarkan pada umur, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani ternyata peran lembaga pemasaran (pedagang) masih sangat diperlukan petani kedelai dan tentang kesulitan dan kemudahan untuk masuk dalam sistem perdagangan kedelai. 3) Kinerja pasar kedelai ditunjukkan dengan saluran pemasaran kedelai yang efisien adalah saluran pemasaran dua ditunjukkan dengan nilai margin pemasaran yang kecil, meratanya share keuntungan tiap lembaga pemasaran dan rasio keuntungan dan biaya yang lebih logis dan sesuai dengan kondisi dan keberlanjutannya. 4) Analisis SWOT merumuskan beberapa hal yaitu: a) meningkatkan kemampuan petani untuk mengoptimalkan penggunaan input usahatani dan aplikasi teknologi budidaya, b) mengefisienkan penggunaan sumber daya yang dimiliki petani untuk meminimalisir biaya usahatani, c) meningkatkan motivasi petani untuk ikut serta dalam kelompok tani dan kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan, d) meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk pengembangan usaha, e) berusaha proaktif menggali sumber dana untuk menambah dan memperkuat permodalan, f) meningkatkan promosi dan diplomasi pertanian, dan g) mengembangkan kegiatan riset pasar kedelai di Kabupaten Jember.